Memberi nilai tambah dalam sedekah

Alloh swt menjanjikan manfaat yang besar dari ibadah sunnah yang biasa kita kenal dengan sedekah. Karena Alloh swt menyukai makhluk yang senantiasa mau berbagi dengan sesama makhluk lainnya. Hal ini tidak terbatas kepada sesama manusia, melainkan juga bisa kita lakukan kepada hewan, tumbuh-tumbuhan ataupun juga makhluk yang lain. Kita tentu pernah mengingat, kisah seorang pelacur yang bisa masuk syurga karena rahmat Alloh dengan wasilah memberi minum kepada anjing yang kehausan.

Sedekah itu ibarat sesuatu yang kita tanam, yang akan kita petik hasilnya di kemudian hari. Bisa cash saat itu juga, ataupun kita harus ‘menunggu’ sampai janji Alloh terjadi. Dan karena sifatnya yang demikian, boleh jadi kita mendapatkan hasil yang berbeda-beda dari sedekah yang kita tanam. Hal ini telah banyak diterangkan dalam Al-Qur’an maupun hadits yang menyebutkan bahwa fadhillah sedekah itu memang luas sekali. Ada yang menyebut kita akan dibalas 10x, 700x atau bahkan dengan sesuatu yang tidak ternilai seperti panjangnya umur, keselamatan dari bala, kesembuhan dari penyakit, keluar dari segala kesempitan, persoalan dan segala permasalahan hidup.

Lalu, bagaimana agar sedekah kita bernilai dan menghasilkan manfaat untuk kehidupan kita..?
1. Hendaknya yang kita tanam adalah bibit yang unggul, dalam hal sedekah adalah harta halal yang paling kita cintai. Ibarat kita menanam tumbuhan, jika kita menginginkan hasil terbaik yang akan kita panen pastilah kita akan mencari bibit yang terbaik pula. Walaupun dengan demikian, kita harus berkorban besar karena harga bibit terbaik pastilah paling mahal. Bibit unggul ini adalah harta yang halal. Sedekah akan terasa manfaatnya jika kita membelanjakan harta kita yang halal dan baik. Kalau kita menyedekahkan hasil korupsi untuk membangun Masjid misalnya, analoginya mungkin seperti kita membuat kue bolu menggunakan telur busuk. Mungkin kuenya jadi, tapi siapa yang mau makan..? Maka sedekah tadi tidak bisa memberi manfaat bagi pemberinya. Ada lagi bibit unggul yang paling unggul, yaitu harta halal yang paling kita cintai. Selama ini mungkin kita menyedekahkan sesuatu yang sisa bagi kita. Uang yang kecil dan lecek pula (Hehehe..), baju yg sudah tidak terpakai (yang katanya masih layak pakai). Jarang sekali kita menyedekahkan sesuatu yang saat itu sedang kita sayangi. Baju yang kita sayang, sepatu yang sering kita pakai. Nah, mungkin yang paling besar pahalanya adalah seorang istri yang ikhlas menyedekahkan suaminya yang sangat ia cintai untuk menikah lagi dengan wanita lain dalam jalan kebenaran.🙂

2. Bibit unggul yang kita miliki sebaiknya di tanam di tanah yang cocok lagi subur, agar ia tumbuh menjadi tanaman yang baik. Sedekah (apalagi yang istiqomah kita keluarkan tiap periode tertentu), sebaiknya diberikan kepada orang yang paling berhak menerimanya. Pertama kepada keluarga kita yang fakir miskin, yang boleh jadi memusuhi kita. Maka akan tumbuh nilai manfaat lain dari sedekah yaitu tersambungnya tali silaturahim. Kedua, adalah orang yang bekerja untuk kita. Kemudian tetangga kita yang miskin dan fakir. Lalu, kita sedekahkan kepada orang-orang ahli ibadah yang mungkin hidup kekurangan. Guru-guru kita. Kalau sedekah yang kita berikan dipakai untuk ibadah, maka kita juga akan mendapatkan pahala ibadah orang tersebut.

3. Bibitnya sudah unggul, ditanam di tempat yang subur, belum cukup. Kita pun harus memelihara, merawatnya dari hama, wereng supaya tanaman itu tetap tumbuh dengan baik. Kita harus memelihara sedekah kita dari hama riya, ujub, sum’ah. Juga dari menyakiti perasaan orang yang kita beri sedekah dengan menyebut-nyebutnya. Salah satu pemeliharaan yang juga penting adalah kita harus memelihara diri ini dari berbuat dosa atau maksiat. Jangan sampai manfaat dari sedekah yang kita berikan digunakan oleh Alloh swt untuk ‘membayar’ dosa-dosa kita, sehingga nilai manfaat yang kita harapkan dari sedekah jadi berkurang.

Nah, sahabat sekalian selamat menikmati berinvestasi dengan sedekah terbaik, di tempat terbaik dengan pemeliharaan terbaik yang bisa kita berikan. Mudah2an Alloh swt ridho dengan segala perbuatan kita dan berkenan menghadirkan pertolongan yang sangat kita harapkan sebab dari kebaikan yang kita lakukan.
Amin.

Wallohu a’lam,

anto

About riestianto

a son, a brother, a future husband.. :) |jual jersey di @jersey_holic | 21F49CE7 | pelaku #srudukfollow | #JOSH

Posted on Agustus 5, 2008, in J a i m (Jaga Iman). Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: