Kasih sayang Alloh Maha Mempesona

Jam sudah menunjukkan pukul 11 ketika saya sampai rumah malam minggu kemarin. Dalam keadaan setengah basah kena guyuran hujan. Ternyata, hujan malam itu hampir rata di seluruh wilayah yang saya lewati. Mulai dari Maruyung Depok, sampai ke Setiabudi.

Setelah bersih-bersih, saya melihat ke meja makan. Tidak ada makanan, tapi kok ditutup tudung saji ya. Bikin penasaran aja. Hehehe.. Ya, sudahlah nonton tv aja siapa tau ada tayangan wisata kuliner (bikin tambah laper dong.. ;p). Ternyata yang saya harapkan beda. Tayangan yang muncul saat pertama kali televisi saya nyalakan adalah Indonesian Idol. Kontes pencari bakat di bidang tarik suara. Tampak dua finalis dengan wajah tegang menanti keputusan siapa yang akan jadi juara. Sesaat kemudian MC mempersilahkan Ibunda salah satu finalis menyampaikan pesan-pesan kepada anaknya. Pesan itulah yang mengena di hati saya. Pesan seorang Ibu yang ingin anaknya sukses, tidak hanya dalam ukuran dunia tapi juga akhirat. Dan pesan yang keliatannya singkat dan biasa itu bila direnungi maknanya luar biasa. Mengajak kita mengingat Alloh swt dan menambah kecintaan kita kepada-NYA.

‘Inget ya Ananda, kalau sudah sukses jangan sombong. Ananda, Mama hanya ingin Ananda menjaga sholat, selama ini kan Ananda sholatnya suka bolong-bolong. Padahal Alloh telah memberi kenikmatan yang luar biasa sama Ananda. Ananda sholatnya begini aja, Alloh masih kasih nikmat dan memperhatikan Ananda.’

Duh, mendengar kata-kata itu jadi malu banget. Jadi kebayang, ternyata selama ini ada tuh yang memberi perhatian, menemani ketika kita kesepian, mengurus segala keperluan, memberi arahan yang benar, sabar ketika kita berbuat salah, membalas penghianatan kita dengan nikmat yang banyak, selalu memberi tanpa diminta, pasti memberi ketika diminta, selalu menanti kita kembali. Cinta tulusnya tak pernah surut, walaupun Ia tahu persis yang dicintai itu lupa kepada-NYA. Dialah ALLOH subhanahu wa ta’ala. Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada seluruh hamba-NYA.

Siapa yang bisa mengalahkan cintanya Alloh kepada makhluk-NYA..? Pasti tidak ada yang bisa. Kekuatan cinta romeo & juliet, Galih & Ratna..? Tidak bisa. Bayangkan, cinta-NYA itu bisa sampai seperti ini : Alloh yang memberikan kita uang, lalu Alloh pula yang mendatangkan kesempatan bagi kita untuk sedekah, lalu kita sedekah apakah uangnya buat Alloh..? Tidak, Alloh kembalikan kepada kita plus bonus pahala dan keberkahan yang lainnya. Juga jaminan kita tidak akan kekurangan. Alloh yang membuat kita bisa melangkah ke Masjid yang jauh untuk menghadiri kajian, Alloh yang beri ongkos, di jalan diselamatkan dari orang-orang yang ingin berbuat aniaya, di Masjid mendapat ilmu & pencerahan, diamalkan ilmu tersebut, apa jadi menambah kekuasaan Alloh..? Tentu tidak, karena Alloh Maha Sempurna. Hasil dari perbuatan baik tadi semuanya kembali kepada kita. Alloh tidak butuh apapun dari makhluk-NYA. Subhanalloh.

Tapi, kalu kita pikir-pikir apa yang kita balas..? Ketika Alloh swt turun ke langit dunia dan berkata di sepertiga malam, ‘Mana Hamba-KU yang mau pekerjaan, yang mau lulus ujian, yang mau segera datang jodoh, yang mau punya keturunan, yang mau hutangnya lunas, yang mau diampuni, yang mau keluar dari segala kesempitan. Bawa, bawa semua permintan dan permasalahan kalian niscaya AKU kabulkan.’ Eh, kita malah asyik terus tidur tanpa memperhatikan kehadiran-NYA. Astaghfirulloh. Masih lumayan kalau bisa bangun Shubuh ke Masjid, ini enggak. Shubuh juga ikut-ikutan bablas. Trus, pada saat Alloh swt hadir di rumah-NYA pada saat tibanya waktu sholat, kita ada di mana..? Padahal Alloh swt undang kita tuh dengan panggilan yang merdu, ‘Mari hamba-KU, sholat. Mari hamba-KU, AKU akan beri kalian kemenangan.’ Bukan, bukan muadzin yang memanggil kita, tapi Alloh swt. Tapi sebagian dari kita malah memilih datang ke Masjid pada saat ‘Tuan Rumah’ nya sudah tidak ada. Sholatnya diundur-undur. Mengakunya kita punya masalah. Ingin diselesaikan, meraih kebahagiaan. Tetapi, ketika Alloh beri kesempatan dan kelapangan ya begitulah tingkah laku kita.

Sungguhpun demikian, Alloh swt yang Maha Sabar masih menunggu kita kembali. Perhatikan Firman Alloh dalam Surat Az-Zumar ayat 53, ‘Katakanlah : Hai hamba-hamba-KU yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Alloh. Sesungguhnya Alloh mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya DIA-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’ Wow, dengan kelakuan kita yang seperti ini saja, kita masih dipanggil hamba oleh Alloh. Masih diakuin. Subhanalloh. Maha benar Alloh yang Maha Agung. Benar-benar Alloh Maha Penyayang.

Mudah-mudahan kita semua senantiasa sadar bahwa segala sesuatu yang kita punya, kita raih, kita lakukan pada hakikatnya adalah atas ijin Alloh swt. Oleh karena itu hendaknya kita pergunakan untuk mendekat kepada-NYA, bukan menggunakannya untuk mengkhianati-NYA baik sadar maupun tidak.

Wallohu a’lam,

anto

About riestianto

a son, a brother, a future husband.. :) |jual jersey di @jersey_holic | 21F49CE7 | pelaku #srudukfollow | #JOSH

Posted on Agustus 7, 2008, in J a i m (Jaga Iman). Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: